Jaga hati itu sangat susah! Jika hati terjaga, insyaALLAH semuanya akan baik. Jaga hati itu banyak cara, pilihlah yang mana mudah. Rosakkan hati juga banyak cara, janganlah dipilih walaupun satu cara.
Friday, 24 June 2011
Langkah Kita
Jom kita berbicara lagi, biar semua menjadi satu n tidak menjadi dua dalam perjalanan kita yang banyak ranjau dan duri ini. Siapa tidak pernah merasa sakit dan derita, namun itu bukan menjadikan kita lemah dalam setiap langkah yang kita atur dan dalam setiap perjalanan itu kita masih punya teman, keluarga dan yang penting kita masih punya Tuhan, tiada Tuhan selain Allah swt.
Jom kita bangun biar jatuh beribu kali, kita bangun seratus kali kerana itu sabarlah dalam apa jua keadaan. Menangislah sepuas-puasnya jika bisa menenangkan hatimu namun janganlah menangis sehingga kita membelakangkan pencipta kita iaitu Allah.
Menangis kerana Allah menjamin kita takkan masuk ke neraka. InsyaAllah.
Jom kita atur langkah kaki kita, menuju ke destinasi yang abadi, jangan ragu n bentangkan di hati semangat waja agar tidak rebah dipukul badai walau badai tsunami datang, langkah kita pasti dijalan yang betul kerana itu langkahlah dengan keimanan dan ketakwaan. Indahnya dunia ini namun indah lagi jika langkah kita menuju destinasi yang abadi iaitu akhirat.
Hari ini n semalam tetap sama, tiada yang berubah namun kadang-kadang niat kita akan selalu berubah bila kita diusik dengan seribu persoalan namun jangan sampai hati kita berubah untuk kita berpaling pada Allah swt.
Jom kita atur langkah kita dengan senyuman, kesabaran, keimanan dan ketakwaan, berjalanlah dengan rasa damai sehingga kita sampai ke destinasi yang abadi, kerana dunia ini hanyalah persinggahan kita sementara.
Wednesday, 22 June 2011
Kenangan yang berlalu
Mencari sesuatu yang hilang bukannya mudah, kita terpaksa mengharungi semua liku-liku kehidupan.
Menjelma lagi kenangan itu membuat hati ku terluka lagi apakah aku mampu bertahan disetiap kenangan itu dan kini kau datang kembali lagi bersama janji yang lama sedangkan kau tahu kenangan itu telah lama berlalu dan tak akan kembali lagi bersama cinta kita...............
Sendunya hati ku disaat kau berbicara lagi dan berbicara, sedangkan kita tiada lagi yang perlu di katakan lagi, semuanya telah pergi di saat kau tinggalkan aku........
Tidak kau merasa kepahitan yang telah aku lalui, bukannya aku yang bersalah terhadapmu, tidak kah kau tahu hati aku telah dimiliki orang lain............
Mengapa kau kembali, sedangkan kau yang dulu memutuskan percintaan kita...............
Walaupun bicara mu kali ini amat menyentuh hati ku namun semua itu dah terlambat untuk kita memperbaiki kisah cinta kita.......
Dengarlah jeritan hatiku bila berkata aku telah merelakan n melepaskan kenangan kita dulu bersama rindu-rindu yang hilang semenjak hati terluka kerana mu............
Oh oh oh tidak kah kau memahami setiap tutur bicara ku ini.......
Oh oh oh tidak kah kau merasa sakit di hati............
Susun lah langkah kaki mu menuju destinasi yang baru, walau kita tidak bersama lagi untuk sekian kalinya......................
Aku tidak pernah berdendam terhadapmu kerana kau adalah insan yang pernah ku sayang n cintai.............
Senyumlah kepada ku agar hati aku tahu bahawa kau telah benar-benar merelakan aku pergi dari hidupmu...........
Mutiara Kesabaran itu Indah - Seekor anak kerang
SABAR ITU INDAH ...
“If you are patient in one moment of anger, you will escape a hundred days of sorrow”
Seekor anak kerang mendatangi ibunya sambil menangis. “Aduh ibu punggungku sakit sekali” keluh sianak kerang. Dengan penuh kasih sayang ibunya melihat punggung sianak.
Dengan tersenyum penuh kelembutan seorang ibu dia menghibur anaknya. “Anakku sabar ya, sini ibu usap punggungmu” hibur siibu kerang. Dengan manja sianak kerang menhampiri ibunya.
Dengan usapan yang lembut sebetulnya tidak menghilangkan rasa sakit di punggungnya, namun hatinya terubat dengan kelembutan ibunya rasa sakit punggung itu berkurang.
Tahun berganti tiap hari si anak kerang terus merasakan sakit dipunggungnya, namun dengan kesabaran dan kelembutan dari si ibu kerang, si anak jadi terbiasa merasakan sakit dipunggungnya. Hingga tibalah saat ia dewasa sakit dipunggungnya berubah jadi sesuatu yang indah, yang mahal harganya dan dikagumi banyak manusia. Sebuah “Mutiara” ia persembahkan kepada dunia, kini rasa sakit yang ia derita sekian tahun tergantikan dengan sesuatu yang indah yang dikagumi banyak orang dan didamba semua orang. Dan tidak semua kerang bisa mempersembahkan itu.
Begitu juga dengan kesabaran, fitnahan, cacian, kedengkian dan aneka cobaan yang kadang kita terima dalam hidup ini. Semua itu kadang kala membuat kita sakit dimana rasa sakit itu kadang luar biasa, kadang pula putus asa juga menghiasi saat kita menerima musibah atau cobaan.
Namun bila kita bisa mencontohi dari seekor anak kerang walau dengan rasa sakit yang terus menghimpitnya dia tetap sabar dan tabah menerima itu semua dan lihatlah hasilnya.
Mungkin kita tidak bisa mempersembahkan mutiara secara nyata namun mutiara itu bisa kita rasakan dan bisa pula dirasakan orang disekeliling kita.
Buah dari kesabaran membuat kita tidak mudah marah, tidak mudah salah anggap pada orang, selalu menahan diri, mudah memaafkan, tidak mudah membicarakan perkara yang tidak baik tanpa berfikir terlebih dahulu, bahkan selalu sabar bila orang mengatakan kita tidak cantik, kita selalu salah, kita bodoh, kita miskin atau bahkan kita dituduh sebagai pencuri. Dengan senyum kesabaran kita menerima semuanya itu. Ya dengan senyuman membuat orang jadi sabar menerima cobaan dunia.
Subscribe to:
Posts (Atom)


